Beranda > Fisika SMP > Mendidih, menguap, evaporasi: apa bedanya?

Mendidih, menguap, evaporasi: apa bedanya?

Petunjuk: ketiga istilah tersebut adalah peristiwa yang terkait dengan perubahan wujud, biasanya zat cair ke wujud gas. Namun, masing-masing memiliki pengertian yang berbeda.

Menguap (vaporization) adalah peristiwa dari perubahan wujud cair menjadi gas. Contoh mudahnya, air yang dipanaskan sampai menjadi uap air.

Sebelum air menjadi uap air seluruhnya, air harus melewati peristiwa yang disebut mendidih (boiling). Gelembung-gelembung udara muncul ketika peritiwa mendidih terjadi. Suhu ketika air mendidih disebut titik didih. Suhu ini diperlukan ketika kita ingin menghitung kalor yang dibutuhkan dalam proses perubahan wujud tersebut. Untuk setiap benda, besar titik didih berbeda-beda.

Kita tahu, pada saat berada di titik didih, suhu air cenderung tetap, yaitu 100°C. Hal ini disebabkan  energi kalor yang diberikan saat pemanasan digunakan untuk mengubah struktur molekul air. Kemudian, setelah selesai, air menjadi uap air.

Dengan demikian, pada peristiwa penguapan “yang normal”, zat cair sebelum menjadi gas harus melewati titik didihnya terlebih dahulu.

Akan tetapi, dari peristiwa sehari-hari, pada sembarang suhu pun atau tanpa melewati titik didih, zat cair dapat langsung “menguap”. Contoh mudahnya, ketika kamu mengepel atau membersihkan kaca dengan lap basah. Beberapa menit kemudian lantai atau kaca mengering karena air  “menguap”.

Untuk membedakan mana penguapan yang normal dan yang kondisi khusus, kita kenalkan istilah baru, yaitu evaporasi (evaporation).

Jika kamu suka berenang, ketika kamu keluar dari kolam tiba-tiba kamu akan merasakan badan kamu dingin. Hal ini terjadi karena air yang masih ada di tubuh kamu mengalami evaporasi dan menurunkan suhunya sehingga kamu merasa kedinginan.

Perbedaan antara menguap dan evaporasi dapat dilihat pada tabel berikut:

Menguap Evaporasi
Terjadi pada suhu titik didih benda Terjadi pada suhu sembarang
Prosesnya cepat Prosesnya lambat
Terjadi di dalam cairan Terjadi hanya di permukaan cairan
Terbentuk gelembung dalam cairan Tidak terbentuk gelembung dalam cairan
Suhu tetap selama mendidih Biasanya diikuti oleh pendinginan
Energi untuk berubah wujud didapat dari sumber energi Energi untuk berubah wujud didapat dari lingkungan sekitar dan cairan itu sendiri

Perbedaan penting yang membedakan keduanya adalah suhu tetap pada saat mendidih sebelum akhirnya menguap, tetapi evaporasi mengakibatkan suhu cairan turun.

Untuk penjelasan evaporasi yang lebih rinci, nantikan di artikel berikutnya.

Evaporasi (lanjutan)

 

About these ads
Kategori:Fisika SMP
  1. aesp
    24 September 2010 pukul 19:37

    good night

  2. 19 Juli 2011 pukul 20:22

    saya mempunyai 2 pertanyaan,
    kapankah suatu zat cair mendidih? dan mengapa titik didih air adalah 100derajat celsius?

  3. 24 Juli 2011 pukul 21:20

    suatu zat cair mendidih ketika tekanan di dalam zat cair tersebut sama dengan tekanan yang ada di luar zat cair tersebut dan titik didih air tidak selalu 100 derajat celsius,tergantung tekanan luar zat cair tersebut berada

  4. eka
    7 November 2011 pukul 12:24

    ada ga rumus yang menjelaskan kaitan kalor denganlaju evaporasi? bisa blas di email saya?

  5. deyna
    18 Mei 2012 pukul 16:35

    air menguap pada suhu berapa saja, tergantung tekanan udara di sekitarnya.

  6. 3 Februari 2013 pukul 22:07

    I think my mate sent me the wrong url. I’m hunting for videos on blue whales, not this.

  7. 22 Juli 2014 pukul 12:59

    I don’t know if it’s just me or if everyone else encountering issues with your blog.
    It looks like some of the text within your content are running off the screen. Can someone else please
    comment and let me know if this is happening to them too?
    This may be a issue with my web browser because I’ve had this happen previously.
    Thanks

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 35 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: