Beranda > Yang saya baca > Resensi Bodyguard Bawel

Resensi Bodyguard Bawel

bodyguard-bawelBodyguard Bawel sebuah novel remaja oleh Triani Retno A.

Tokoh pelaku utama adalah seorang Lea, seorang siswi kelas IX SMA Pelita Ilmu Jakarta. Teman sebangku sekolah,Yola. Teman latihan karate, Yugi. Ditambah Gilang, pemuda impian dan pangeran bagi Lea. Saya baru baca satu novel, yaitu buku ini, untuk golongan novel remaja sehingga belum banyak referensi yang bisa dijadikan modal untuk menimbang-menimbang karya Triani Retno ini.

Saya merinding saat baca bibliografinya. Prestasi dan banyak sudah karya yang dibukukan, seperti novel dan buku jenis lainnya. Hal ini berbanding lurus dengan penguraian dan penggunaan kata-kata dalam buku ini dari awal sampai akhir. Kalimat-kalimat dialog, kata-kata gaul, semua mengalir dari satu paragraf ke paragraf lainnya. Penggambaran yang jelas dari tempo, seting, tokoh, latar dan konflik yang ada.

Sebentar, kok seperti tulisan juri dari naskah lomba novel! Atau catatan first reader dari sebuah penerbit bagi tim pengolah naskah!

Oke saya langsung mulai resensi Bodyguard bawel -takut disangka bawel juga.

“Ya iya, masa ada kompor minyak yang meleduk? Lagian orang-orang di rumahku tuh kan kalo masak udah nggak pake minyak tanah. ….
“…cuma belum bisa diputuskan, apa biogasnya itu mau pake kotoran sapi atau cukup memanfaastkan septic tank di rumah. Cuma yaa, susahnya kali karena harus mengubah apa itu namanya hmmm… mind set. Nah itu dia… mind set kita tentang kebauan kotoran sapi atau isi septic tank. Bau banget sih emang. Tapi kalo udah diproses, trus udah jadi gas yang dialirin ke rumah-rumah, pasti dong nggak bau lagi. Ya iya lah, masa ya iya deh. Kalo masih bau siapa juga yang mau? Emang enak, makan rendang dengan aroma septic tank? Iiih…! Nggak banget, deh.

Wuiih….itu baru baca dua halaman. Bawel banget ya, seorang Lea! Jadi, cocok untuk kamu-kamu yang lagi sendirian dan nggak mod gara-gara salah pake sampo he he he. Biar bawel, Lea baik dan setia kawan sama teman-temannya. Masalah Yola pun ia bantu sampai rumah sakit diubek-ubek bareng Yugi. Karena Adit menghilang begitu saja saat lomba lukisan antar SD mau digelar.

Mungkin baru kali ini kamu akan temui hobi dari Adit yang super aneh. Bolos sekolah karena suka main di rumah sakit!? Ihhhh…kok seperti pemburu darah PMI sih! Tapi jangan salah, Adit jago melukis sampai dapet beberapa penghargaan. Dengan melihat lukisannya saja Lea pun kagum pada Adit. Lea pun suka sama Adit –menurut Yugi. Bahkan Yola pun mau membantu Lea. Adit pun beberapa kali kirim SMS dan sering menelepon Lea walaupun RBT-nya “Kucing Garong”. Cinta itu buta. “Kucing garong” serasa Hello Kitty he he he. Jalan pun terbuka. Apa Lea mau? Karena Lea pun sedang jomblo akibat kebawelan dan gelar ban hitam karate yang disematnya.

Di setengah buku, Lea beraksi dan berhasil mengejar copet saat jalan-jalan di mall bareng tante Witri. Hingga Lea bertemu dengan Gilang. Kamu akan lihat, ban hitam Lea tidak mampu untuk menangkis kharisma pangeran yang Gilang pancarkan. Lea kini jatuh cinta! Kenny –pacar Yugi –membenarkan bahwa Gilang masih jomblo. Gimana ya, seorang tomboy seperti Lea jatuh cinta? Tentunya pdkt dong! Dan dibantu dengan resep-resep dari buku “25 Kiat Mendapatkan Pacar Idaman”. Asyiknya kamu juga bisa tau resep-resep pdkt dari buku yang Lea baca dan lakukan!

Saat ungkapin perasaanya tentang Adit, di situ ada Yugi. Saat langkah pdkt yang ia lakukan, di sampingnya ada telinga Yugi. Saat ia sedih pun ia sering curhat sama Yugi. Sampai gosip aneh tentang Lea pun Yugi selalu siap membantunya. Walaupun Yugi sudah punya pacar, Lea mempertanyakan, apa emang ia suka Yugi? Jadi, Lea kamu akhirnya sama Gilang ato sama Yugi?

Jadi, baca aja ya bukunya dan bagi pengalaman kamu baca Bodyguard Bawel di sini!

Kategori:Yang saya baca
  1. 19 Mei 2009 pukul 06:47

    halo masdi isya… (panggilannya siapa, ya? masdi ataw isya?) salam kenal. makasih ya…udah mau resensiin buku aku. seneng banget. setelah baca resensinya, kayaknya lea cocok sama kamu tuh. soalnya bawel juga…. hehehe…..

    retno

    kayaknya lea cocok sama kamu tuh. soalnya bawel juga…. hehehe…..

    sama-sama….ya gimananya kalo bawel…bawel itu gimana sih..kayak nama sayuran aja…saya bawel gak sih..loh kok? dah panjang juga nih komentarnya…

  2. 13 Juli 2009 pukul 23:58

    hehe aku bakal nyusul nulis resensinya ni.hehehhe

  3. masdiisya
    14 Juli 2009 pukul 16:23

    oke deh… kalo udah kasih tau ya!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: