Beranda > Cuap-cuap > Pikiran Negatif

Pikiran Negatif

Betapa buah ucap dan tindakan berasal dari pikiran memang sungguh terbukti.

Ini pun terjadi pada diri saya. Ceritanya begini.

Kemarin Minggu tanggal 7 juni kami sekeluarga pergi ke luar kota. Wajar kalau kanan kiri di sepanjang jalan, mobil kami selalu di salip motor atau mobil. Hari minggu atau libur, selalu jadi ajang kebut-kebutan sopir amatir karena takut terjebak macet. Walaupun jalan sempit dan hanya dua lajur, para supir amatir ingin menguji predikatnya. Mau motor, mau mobil sama saja. Akibatnya tabrakan pun seolah harus terjadi … lagi.

Tepatnya di sebuah pasar, di depan terlihat seorang ibu yang membawa sepeda motor berboncengan jatuh. Ibu tersebut ingin menyalip mobil sehingga harus berada di samping kanan jalan. Tak mau kalah, para sepeda motor arah berlawanan pun bertindak sama. Mungkin karena kaget, si Ibu jatuh untuk menghindarkan sepeda motornya ditabrak. Sekejap kemudian, ibu itu berdiri dan yang diboncengnya pun berdiri bersama anak kecil. Rupanya, kejadian jatuh tadi tidak terlalu serius. Buktinya, si ibu sigap mendorong motornya sembari senyum melewati antrean kendaraan kami. Beberapa orang di pinggir jalan pasar sempat membangunkan motor secara spontan dan menanyakan keadaan si ibu. Termasuk seorang polisi yang muncul entah dari pinggir jalan yang mana.

Dari jauh di dalam mobil, saya melihat polisi tersebut menghampiri dan bibirnya bergerak ke atas bawah yang menandakan terjadinya dialog dengan si ibu. Dari jarak itu tidak mungkin saya bisa mendengar percakapan mereka. Tiba-tiba langsung saya menerjemahkan gerakan bisu kedua orang itu:

“Ibu! Tidak apa-apa?”
“Ya Pak, paling lecet dikit di lutut!”
“Hati-hati kalo di jalan Bu!
“Iya Pak, makasih”
“Ibu … sudah punya SIM?”
“Belum … ???”
“Wah, ibu harus ditilang!”

Langsung di belakang Jok berkata: Ha ha ha … kirain mau nolong!

Catatan: dua paragraf terakhir adalah rekayasa belaka. Dan pikiran negatif terhadap polisi terbukti masih nempel! Hmmm …. gimana atuh pak polisi… Saya masih negatif nih terhadap bapak-bapak!

Kategori:Cuap-cuap
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: