Beranda > Serius! > Resolusi 2011, Jadilah PNS!

Resolusi 2011, Jadilah PNS!

Jakarta (SI)-Pemerintah menargetkan, tahun 2011 gaji pegawai negeri sipil (PNS) terendah mencapai Rp5 juta. Hal ini merupakan dampak dari renumerasi remunerasi yang dilakukan pemerintah.

Target kenaikan gaji PNS ini cukup besar mengingat saat ini gaji pokok PNS golongan paling rendah dengan masa kerja 0 tahun hanya mencapai Rp1.040.000. Adapun gaji pokok tertinggi sebesar Rp3.400.000 bagi PNS golongan IVe dengan masa kerja 32 tahun. Gaji pokok ini tidak termasuk tunjangan yang diberikan kepada PNS.

Daftar Gaji PNS

Golongan Masa Kerja Gaji
I a 0 tahun Rp1,040 juta
I a 4 tahun Rp1,090 juta
I a 16 tahun Rp1,262 juta
II a 0 tahun Rp1,320 juta
II b 5 tahun Rp1,462 juta
II b 15 tahun Rp1,650 juta
II c 3 tahun Rp1,487 juta
II c 7 tahun Rp1,561 juta
II c 15 tahun Rp1,720 juta
II d 3 tahun Rp1,550 juta
II d 7 tahun Rp1,627 juta
II d 15 tahun Rp1,793 juta
III a 0 tahun Rp1,655 juta
III a 4 tahun Rp1,738 juta
III a 10 tahun Rp1,869 juta
IV a 0 tahun Rp1,954 juta
IV a 4 tahun Rp2,051 juta
IV a 10 tahun Rp2,206 juta
IV a 32 tahun Rp2,880 juta
IV d 0 tahun Rp2,212 juta
IV d 4 tahun Rp2,322 juta
IV d 10 tahun Rp2,498 juta
IV d 32 tahun Rp3,262 juta
IV e 0 tahun Rp2,306 juta
IV e 4 tahun Rp2,421 juta
IV e 10 tahun Rp2,603 juta
IV e 32 tahun Rp3,400 juta

Deputi bidang sumber daya manusia (SDM) kementrian negara pendayagunaan aparatur negara (Kemeneg PAN) Ramli Naibaho mengatakan, peningkatan kesejahteraan bagi PNS sangat perlu dilakukan. Sebab, saat ini, kesejahteraan PNS, terutama untuk golongan rendah, masih jauh dari keterpenuhan kebutuhan hidup layak.

Rendahnya kesejahteraan PNS ini, ujar dia, berdampak pada buruknya kinerja. Karena itu, jelas Ramli, pemerintah kemudian menggagas wacana untuk meningkatkan kesejahteraan PNS sekaligus menaikkan kinerja, yaitu salah satunya dengan program renumerasi. “Intinya adalah kebutuhan hidup layak untuk seluruh PNS,” tegas Ramli di jakarta kemarin.

Saat ini, menurut Ramli, pemerintah secara bertahap sedang melaksanakan program remunerasi di beberapa instansi dan departemen. Program ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk menyeimbangkan kesejahteraan PNS dan kinerja. Saat ini, jelas dia, Kemeneg PAN bersama departemen terkait lainnya yang masuk tim reformasi birokrasi dengan melakukan analisis terhadap instansi yang akan menerima remunerasi tahun 2010.

Diharapkan, instansi tersebut bisa memenuhi target pemerintah sehingga ada peningkatan dalam tunjangan kinerja. “Kita harapkan, mereka bisa memenuhinya, jadi 2011 reformasi birokrasi bisa selesai,” ujarnya.

Analisis yang dilakukan tim reformasi birokrasi ini, menurut Ramli, akan dijadikan dasar untuk menentukan besaran kenaikan gaji PNS. Tim ini, jelas dia, akan melakukan analisis pekerjaan dan evaluasi dari instansi yang bersangkutan. Setelah semua data terkumpul, papar dia, baru akan dilakukan penilaian secara menyeluruh untuk memutuskan seberapa layak sebuah instansi diberi remunerasi.

Meski demikian, Ramli menjelaskan, tunjangan kinerja tiap instansi tidak akan sama. Sebab, kenaikan, terutama dati program remunerasi ini, akan dilihat dari tugas dan beban kerja dari tiap instansi. Dia mencontohkan, tunjangan kinerja di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan berbeda dengan yang diterima Mahkamah Agung (MA). Sebab, beban kerja dan tugas instansi tersebut juga berbeda.

Ketua umum Korps Pegawai Negeri RI (Korpri) Progo Nurdjaman menyatakan, pendapatan yang diterima PNS saat ini terbilang minim. Apalagi, jelas dia, untuk golongan I dengan tingkatan kerja selama 24 tahun, paling besar hanya menerima upah senilai Rp1,6 juta. Dengan penghasilan ini, ujar dia, tidak akan bisa menutupi kebutuhan yang saat ini sudah cukup tinggi. “Kita harapkan, pemerintah terus meningkatkan kesejahteraam PNS,” tandasnya.

Progo menyadari, kemampuan APBN yang masih belum mampu melakukan pembayaran gaji ideal bagi PNS. Bahkan, pihaknya juga tidak ingin untuk melakukan pembayaran gaji yang ideal, pemerintah berutang. “Salah satunya hanya mendapatkan peningkatan dari pajak rakyat. kalau itu sudah cukup, sebagian bisa dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan PNS,” paparnya.

Meski demikian, Progo juga meminta para PNS untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Sebab, saat ini persepsi orang tentang PNS sangat tidak baik. Selain itu, sumber daya manusia (SDM) dan kedisiplinan di kalangan PNS harus ditingkatkan. Dengan begitu, apa yang diberikan oleh pemerintah untuk kenaikan gaji seimbang dengan pekerjaan yang dibebankan kepada PNS.

Pengamat kebijakan publik universitas indonesia (UI) Andrinov Chaniago mengatakan, kenaikan gaji hingga Rp5 juta tidak akan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja PNS. Sebab, menurut dia, untuk patokan memperbaiki birokrasi bukan hanya dengan meningkatkan pendapatan bagi PNS. Namun, ada hal tertentu yang harus diubah.

“Jadi, kalau memang gaji harus naik sebesar itu, maka bukan patokan birokrasi akan berubah baik,” ungkapnya.

Menurut Adrinov, untuk meningkatkan kinerja, sebenarnya yang paling menentukan adalah mentalitas dan budaya kerja PNS. Menurut dia, budaya kerja yang asal-asalan dan mentalitas yang rendah masih dipakai oleh PNS saat ini. Sepanjang dua hal ini tidak diperbaiki, ujar Andrinov, peningkatan kesejahteraan tidak akan mampu mendongkrak kinerja PNS.

Maka demikian, Andrinov juga tidak menampik perlunya peningkatan pendapatan untuk PNS golongan terendah. Sebab sampai saat ini pendapatan PNS golongan terendah memang tidak mencukupi untuk membiayai kehidupannya.

update:

Untuk tahun 2011 pemerintah telah mengabulkan remunerasi untuk:

TNI Rp 3,3 triliun, Polri Rp 1,9 triliun,
Kemenhan Rp 36 miliar, Kemenpan dan RB Rp 6,9 miliar,
Menkopolhukam Rp 6,7 miliar, dan Menkokesra Rp 5,8 miliar

Silahkan lanjut ke situs ini.

Kategori:Serius!
  1. 16 Oktober 2009 pukul 10:41

    heran saya koq belum ada minat jadi PNS yah …

  2. masdiisya
    16 Oktober 2009 pukul 11:11

    mungkin karena citra pns memang masih buruk di masyarakat…termasuk saya😀
    Tapi, gak semua pns lho!

  3. 24 Oktober 2009 pukul 14:45

    saya pernah kerja jadi guru honorer, tapi menunggu batu… menunggu terangkat jadi PNS seperti mimpi2 banyak orang itu rasanya bikin otak tumpul (maaf buat teman2 pns), jadi cabut sebelum tumpul beneran…

  4. JakaPrasetya
    31 Oktober 2009 pukul 11:54

    sewa komputer :
    heran saya koq belum ada minat jadi PNS yah …

    Siapa bilang bung, saya aja ikut sudah bejubel gitu kok,, banyak sekali yang berminat,, 1 formasi yang daftar seratus lebih,, ckckck….,,

  5. masdiisya
    23 Desember 2009 pukul 09:33

    Yang penting tetap berusaha….rizki sudah ada yang ngatur…makasih dah mampir

  6. javi
    13 Agustus 2010 pukul 22:53

    selama kesejahteraan PNS belum terjamin selama itu pula birokrasi tetap kotor.jadi jangan berharap banyak pada birokrasi pemerintah, apalagi ada dikotomi PNS pusat daerah.

  7. gue pns
    2 Januari 2011 pukul 17:55

    koreksi: remunerasi, bukan renumerasi. Thx

  8. masdiisya
    4 Januari 2011 pukul 09:24

    terima kasih atas koreksinya😀

  9. 14 Januari 2011 pukul 20:17

    Penghasilan PNS kalau dibandingkan pegawai BUMN atau multinational company jelas jauh dibawahnya. Biasanya seseorang ingin menjadi PNS karena ingin secure (tunjangan kesehatan dll), waktu dan beban kerja yg manusiawi, dan karena memang belakangan di instansi swasta kerjanya kerja rodi.

    Sudah seharusnya memang gaji PNS ditingkatkan. Gimana sih rasanya kerja tapi setiap saat kepikiran anak istri yg serba kekurangan.

    Oiya kalo bicara soal administrasi negara/pemerintahan/kebijakan publik cari yg narasumbernya Prof. Pratikno atau Prof. Eko Prasodjo, Andrinof sih di kampus dosen pengantar politik.

  10. masdiisya
    15 Januari 2011 pukul 14:48

    setuju…dan sangat setuju sekali jika kenaikan gaji ekuivalen dengan kinerja

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: