Beranda > Iman dan sains > Menengok Ibadah Haji Tahun 2200 (II): kajian futuristik

Menengok Ibadah Haji Tahun 2200 (II): kajian futuristik

Jumlah jamaah haji dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan. Kementrian Perencanaan Pemerintah Saudi Arabia mencatat peningkatan jumlah jamaah haji, baik domestik maupun dari luar negeri, yang paling tajam adalah sejak masa “oil shock” di tahun 1970-an, ketika negara-negara penghasil minyak bumi -yang nota bene kebanyakan adalah negeri Muslim – menikmati tingginya harga minyak mentah akibat politik embargo Raya Faisal. Selain itu, tercatat juga pergeseran transportasi yang dipakai, dari transportasi darat ke laut, lalu ke pesawat terbang. Jumlah jamaah haji lokal Saudi Arabia hampir seimbang dengan jumlah jamaah haji pendatang. Jumlah jamaah haji Indonesia dari tahun ke tahun selalu signifikan sejak abad ke-18 sampai sekarang. Padahal secara geografis lokasinya terjauh dan secara ekonomis juga bukan negeri kaya.

Ada enam faktor yang mempengaruhi pertambahan jumlah jamaah haji setiap tahun. (1) Pertambahan jumlah umat muslim. (2) Peningkatan penghasilan yang bisa dibelanjakan (diposible income) umat. (3) Peningkatan kemudahan sarana perjalanan menuju tanah suci. (4) Peningkatan konsidi kesehatn umat. (5) Peningkatan kesadaran beragama umat. (6) Kebijakan penguasa tanah suci dan negeri-negeri muslim.

Sinergi lima faktor yang pertama sangat memungkinkan bahwa di masa mendatang jumlah jamaah haji akan membengkak cepat. Faktor keenam merupakan bentuk respon penguasa terhadap pertambahan jumlah tadi.

Usaha meningkatkan kapasitas sarana haji sudah berlangsung sejak awal. Misalnya, perluasan Masjidil Haram sudah dilakukan sejak tahun 638 oleh Umar bin Khattab dari 604 m² menjadi 945 m².  Selanjutnya, perluasan dilakukan berturut-turut oleh para khalifah dan raja sampai akhirnya menjadi 328.000 m² dengan kapasitas 1.000.000 orang yang diresmikan leh raja Fahd bin Abdul Aziz di tahun 1993. Masjid Nabawi di madinah juga diperluas sehingga kini bisa menampung 650.000 orang yang shalat sekaligus. Untuk mengantisipasi pertambahan jamaah haji 20 tahun mendatang, Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia akan memugar Mekah-Mina-Muzdalifah-Arafah sehingga bisa menampung 14 juta jamaah haji dan umrah dalam setahun.

Dr. Osama al-Bar, Direktur Pusat Riset Haji Malik Fahd menyebutkan bahwa dalam tempo empat tahun, jembatan Jamarat di Mina akan dibangun 4 lantai sehingga bisa menampung 500 ribu jamaah per jam. Lubang pelontaran akan dibuat berbentuk oval, 46 m x 14 m, dan ada jalur pemisah antara yang masuk dan keluar. Juga dalam tempo 2 tahun akan dibangun 10 gedung modern bertingkat dengan daya tampung 500 ribu jamaah di dekat jamarat melengkapi tenda-tenda tahan api yang sudah ada. (4 taun dari tahun berapa? belum dicek. baca aja dulu -blogger)

Untuk menampung jamaah haji dari luar negeri tersebut, telah dibangun terminal khusus haji King Abdul Aziz 300 km di utara Jeddah. Meningkatnya jumlah jamaah haji udara menyebabkan bandara Madinah juga dibuka untuk penerbangan haji mulai tahun 2002. Tempat miqat dengan fasilitas lengkap untuk mulai niat haji saat ini ada lima, Zulhulaifah di Madinah, Qarnul Manazil di dekat Taif, Yalamlam di selatan Jeddah, Juhfah di dekat Rabigh, dan Dzatu Irqin di utara Mekah. Bandara King Abdul Aziz sendiri akhirnya oleh sebagian besar jamaah haji dijadikan tempat miqat mulai berihram, walaupun dicegah oleh fatwa imam Masjidil Haram.

…berlanjut

Kategori:Iman dan sains
  1. 31 Agustus 2013 pukul 14:04

    Fantastic post but I was wondering if you could write a litte more on this topic?

    I’d be very thankful if you could elaborate a little bit further.
    Cheers!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: