Beranda > Iman dan sains > Menengok Ibadah Haji Tahun 2200 (IV): kajian futuristik

Menengok Ibadah Haji Tahun 2200 (IV): kajian futuristik

2. Teknologi

Proyek perluasan kapasitas Masjidil Haram-Arafah-Muzdalifah-Mina untuk menampung 1 miliar jamaah haji bisa dilakukan dengan teknologi tinggi. Saat ini, kapasitas Masjidil Haram bisa menampung 1 juta orang untuk shalat. Di tahun 2200 untuk menampung 1 miliar orang shalat, tawaf, dan sa’i, bangunan masjid sekarang yang luasnya 32 hektar harus dibongkar. Juga hotel-hotel dan toko dengan radius 2 km dari Ka’bah. Semua gedung dipindahkan keluar kota di balik bukit-bukit batu di sekitar Mekah. Ka’bah dikelilingi lantai kosong radius 3 km sehingga luasnya 27 km² bisa menampung 12 juta orang.

Dengan membangun 100 lantai ke atas dan ke bawah tanah, 1 miliar jamaah akan tertampung. Bagi orang yang kurang sehat ada jalur ban berjalan memutari ka’bah. Lantainya dibuat dari bahan transparan one way sehingga semua yang tawaf di lantai atas tetap bisa melihat Ka’bah tetapi mereka tidak bisa dilihat oleh orang yang tawaf di lantai bawahnya. Atau Ka’bahnya diproyeksikan secara hologram di tiap lantai yang 100 buah itu.

Mencium Hajar Aswad dilakukan secara isyarat atau dengan teknologi virtual. Untuk melindungi dari panas dan hujan, dibangun kubah tetrahedron raksasa berdiameter 4 km melingkupi wilayah masjid. Penutupnya dari material baru yang bisa mengkonversi energi matahari untuk mengatur hawa yang nyaman di kubah secara gratis. Saat ini Padang Arafah dengan luas 25 km² maksimum bisa menampung 10 juta jamaah haji bila rata-rata memerlukan ruang 4 m² karena kegiatan wukuf di sana hanya untuk berdoa.

Di tahun 2200, untuk menampung 1 miliar jamaah, harus dibuat 100 lantai di atas dan di bawah tanah. Tentu dengan sarana kelengkapan mutkhir. Kubah tetrahedron juga dibuat di Arafah. Demikian juga dengan ritual melempar jumrah di Mina. Saat ini proyek jembatan jumrah 4 lantai bisa menampung setengah juta jamaah per jam atau 12 juta jamaah per hari. Batu kerikil yang diperlukan untuk melempar jumrah adalah 70 miliar butir, yang diproduksi secara massal oleh pabrik sintetis raksasa dengan ukuran seragam. Dengan membangun 40 lantai dan dilengkapi ban berjalan, 1 miliar jamaah bisa melempar secara leluasa selama hari-hari tasyriq. Tentunya, dinding Jamarat juga disambung setinggi lantai teratas.

Hewan kurban diproduksi massal dengan metode kloning, guna memenuhi jumlah 140 juta ekor unta atau 1 miliar domba. Daging kurban diproses secara kilat menjadi butiran kapsul bahan makanan bergizi, untuk didistribusikan kepada spesies lain di bumi dan makhluk planet lain, karena di bumi sudah tidak ada manusia yang miskin lagi. Sebagian dikonsumsi sendiri oleh jemaah haji. Sedangkan alat cukur rambut otomatis bagi jamaah pria sudah dibagikan sebagai perlengkapan haji bersama kain ihram. Perjalanan dari Mekah-Mina-Arafah-Musdalifah ditempuh dengan alat transportasi komputer yang efisien sehingga jarak 25 km dapat ditempuh dalam sekejap mata bagi 1 miliar jamaah haji. Namun, di samping itu tetap ada alternatif jalur pedestrian bagi mereka yang maau menikmati perjalanan kaki.

Kubah tetrahedron juga dibangun di Mina. Pengaturan hawa dikondisikan sedemikian rupa agar suhu terasa panas terik bagi seluruh jamaah sehingga bisa menghayati suasana di zaman Nabi Muhammad dahulu, namun tidak membahayakan kesehatan mereka. Sebuah  kota ultra modern dibangun dengan jarak 10 km dari Ka’bah untuk akomodasi seluruh jamaah haji dan penduduk kota Mekah. Dengan demikian, tidak akan mengganggu kebutuhan rencana perluasan berikutnya untuk menampung haji 200 tahun ke depan, yakni tahun 2400.

3. Fatwa

Dengan mengeluarkan fatwa mengenai modifikasi pelaksaan haji berdasarkan ijtihad, misalnya tentang waktu pelaksaan wukuf, supaya tidak berdesak-desakan maka dikaji ulang makna ayat Al Quran, Haji adalah pada bulan-bulan yang ditentukan (Q.S Al Baqarah 2:197).

Menurut K.H. Drs. Mukhtar Adam, bulan-bulan yang dimaksud adalah Syawal, Dzulqa’idah, dan Dzulhijjah. Imam Maliki berpendapat, seluruh bulan tadi adalah bulan haji. Imam Abu Hanifah, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad berpendapat, yang termasuk bulan haji pada bulan Dzulhijjah hanya sampai tanggal 10 saja. Tetapi wukuf tetap hanya pada tanggal 9 Dzulhijjah. Secara kritis dan kreatif sebetulnya ayat tadi bisa ditafsirkan sebagai syarat untuk membolehkan wukuf di Arafah tidak hanya tanggal 9 Dzulhijjah, tetapi setiap hari dalam ketiga bulan haji tadi.

Solusi ini pernah diusulkan oleh Masdar F. Masudi. Bila ijtihad ini disepakati, ada 90 hari untuk wukuf bagi 1 miliar haji atau rata-rata 10 juta orang sehari. Jumlah yang 10 juta jamaah haji ini sudah bisa ditampung oleh proyek 20 tahun Pemerintah Saudi Arabia saat ini. Dr. Izzat Athiyyah, Guru Besar Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Universitas Al Azhar, Kairo, mengusulkan suara ijtihad yang berani, (1) Melontar Jamarat boleh dilakukan secara perwakilan, misalnya 10:1. Maka kapasitas Mina cukup 10% saja dari jumlaah seluruh jamaah. (2) Atau dibolehkan memakai alat pelontar seperti katapel sehingga bisa melontar dari jarak jauh, 20 meteran sehingga radius lubang bisa sangat diperlebar.

Ide-ide kreatif semacam itu harus dikembangkan. Fatwa yang melarang ihram di Jeddah karena bukan miqat, menuntut dilaksanakannya pembangunan bandara haji di lima tempat miqat, Zulhulaifah bagi penduduk Madinah, Qarnul Manazil bagi penduduk Nejd, Yulamlam bagi penduduk Yaman, Juhfah bagi penduduk Syam, dan Dzatu Irqin bagi penduduk Iraq, harus dilaksanakan, supaya tepat menurut sunah Nabi Muhammad saw. sehingga menghilangkan khilafiah dan was-was jamaah haji. Namun, masih diperlukan fatwa tentang miqat baru selain kelima tempat sekarang. Sebab akan ada jamaah haji yang datang dari bawah tanah, dari belahan bumi lain melalui transportasi tabung, jamaah haji dari luar angkasa, semuanya secara vertikal langsung ke Mekah tanpa melalui kelima tempat penjuru yang ditetapkan Rasulullah saw.

4. Virtual

Encyclopedia of The Future meramalkan bahwa menjelang tahun 2200, teknologi Laser Holographic sudah mencapai puncak sehingga akan populer ziarah secara holografis. Ada 500 juta peziarah hologram di tahun 2011. Seperti teknologi simulator bagi pilot pesawat terbang saat ini, yang membawa si pemakai peralatan/helm seolah-olah mengalami pengalaman nyata menerbangkan pesawat. Suatu pengalaman nyata yang semu, virtual reality. Semua syaraf indra dan pikiran mendapat stimulus yang tak ubahnya seperti kenyataan. Ibadah haji secara virtual akan menjadi alternatif bagi mereka yang tidak mampu atau tidak sempat datang ke Mekah. Pada tahun 2017 manusia mulai mengebor asteroid di ruang angkasa untuk dijadikan tempat tinggal. Muslim yang bertugas atau bertempat tinggal di planet lain yang jauh bisa menikmati ibadah haji virtual secara real time. Juga mereka yang sakit -walaupun di tahun 2200 akan sangat jarang- tetap bisa melaksanakan haji virtual dari tempat tidurnya.

Manusia akan bertambah banyaj di masa depan. Terlebih lagi umat islam yang selain bertambah juga semakin sehat, kaya, dan tambah beriman. Di lain pihak teknologi akan semakin mempermudah mobilitas dan membuka alternatif-alternatif yang tak terbayangkan sekarang. Keyakinan akan langgengnya perintah naik haji dalam Al Quran, menyebabkan manusia harus mengantisipasi tibanya masa itu dengan mengerahkan segala ijtihad dan ikhtiar dengan tujuan melaksanakan kewajiban. Keempat solusi: administratif, teknologis, fatwa, dan virtualisasi dalam mengatasi problem kapasitas haji tahun 2200 bisa dilakukan secarea simultan atau sendiri-sendiri. Wallahu a’lam.

-habis-

sumber: Bambang Pranggono, Percikan sains dalam Alquran, Khazanah intelektual

Kategori:Iman dan sains
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: