Beranda > Fisika SMP > Mengapa Dongkrak Dapat Menghasilkan Gaya yang Besar?

Mengapa Dongkrak Dapat Menghasilkan Gaya yang Besar?

Kamu sudah tahu bahwa dongkrak bekerja berdasarkan prinsip Pascal, yaitu tekanan fluida pada ruang tertutup diteruskan ke segala arah dan sama besar. Dan hubungan antara gaya tekan dan gaya yang dihasilkan berasal dari hubungan berikut.

p1 = p2 (tekanan pada  posisi yang sama)

F1/A1 = F2/A2 atau F1/F2 = A1/A2

dengan F1 adalah gaya tekan pada silinder tekan

F2 adalah gaya hasil pada silinder beban

A1 adalah luas penampang silinder tekan

A2 adalah luas penampang silinder beban

Jika dimasukkan data sembarang, maka F1/F2 = A1/A2; 500 N/10.000 N = 1/20.

Terlihat dengan perbandingan luas silinder tekan dan beban, gaya hasil (F2=10.000 N) 20 kali lipat dari gaya tekan (500 N). Oleh karena ini, dongkrak dianggap sebagai “pengali” atau “penambah gaya”. Dan sampailah pada tujuan saya menulis ini, darimanakah “gaya tambahan” tersebut yang berasal? Apakah dari jenis cairan yang digunakan dongkrak? Atau dari dongkrak sendiri?

Perhatikan gambar berikut.

Ketika ditekan, jarak pendorong pada silinder tekan (l1) lebih besar daripada jarak pendorong pada silinder beban (l2). Adapun gaya pada silinder beban F2 lebih besar daripada gaya pada silinder tekan F1. Dengan demikian, usaha yang dilakukan pada kedua silinder adalah sama.
F1. l1= F2. l2
W1= W2
Artinya, hasil gaya yang besar diimbangi dengan jarak yang kecil. Itulah sebabnya untuk menaikkan silinder beban, kita harus menekan silinder tekan berkali-kali. Tentunya, menekan silinder tekan dengan gaya yang lebih kecil. Ini seperti prinsip pesawat sederhana.

Untuk rancangan hidrolik yang sebenarnya, kamu dapat lihat pada gambar ini.

Bagian yang terpenting adalah klep dan reservoir (penampungan cairan pengisi dongkrak yang biasanya zat pelumas atau oli). Karena silinder tekan harus berkali-kali di tekan, maka suatu saat cairan dongkrak akan kosong. Agar selalu terisi cairan maka silinder tekan diberi masukan dari reservoir. Jika silinder beban penuh, maka cairan tersebut masuk lagi ke reservoir dengan membuka katup jarum.

Kategori:Fisika SMP
  1. 26 Maret 2011 pukul 13:57
  2. 26 Maret 2011 pukul 13:58
  3. masdiisya
    29 Maret 2011 pukul 10:41

    silahkan senang bisa membantu

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: