Beranda > Sains Populer > Dijual, TV 3D Tanpa Pakai Kacamata

Dijual, TV 3D Tanpa Pakai Kacamata

Bulan Desember ini, pabrikan Toshiba resmi menjual TV LCD 3D yang tanpa harus pakai kacamata model ukuran 12 inci dan 20 inci hanya untuk pasar Jepang. Hari Rabu (22/12/2010), model 12 inci dijual 13,5 juta. Sedangkan model 20 inci akan dijual pekan depan (diperkirakan harganya $2900 AS atau 30 juta). Pada bulan Oktober sebelumnya, pihak Toshiba telah menjanjikan kemunculan TV 3D tanpa kacamata ini. Dijanjikan juga akan muncul model 40 inci di pertengahan tahun 2011.

Memang medio tahun 2010, sempat bermunculan banyak TV 3D sebagai respon dari antusias penonton bioskop yang ramai menonton film versi 3D. Namun, pasar TV 3D ini tidak begitu bergairah karena terkekangnya penonton untuk harus membeli dan memakai kacamata khusus setiap kali melihat kehebatan gambar 3D.  Kini, halangan kacamata ini mulai terhapus karena Toshiba sebagai perintis produsen  TV 3D tanpa kacamata. Kok bisa?Kita tahu sebelumnya, bahwa untuk menipu mata kita sehingga tampak berdimensi 3, maka gambar pada layar bioskop atau TV membedakan warna-warna khusus yang bisa dilihat untuk mata kanan dan kiri. Oleh karena itu, maka kacamata khusus biasanya memiliki warna yang berbeda untuk sisi kanan (warna merah) dan kiri (warna biru).

Dalam hal ini kesalahan paralak yang terjadi sengaja ditimbulkan. Setiap penglihatan mata terjadi kesalahan paralak. Coba tutup mata kanan, lihat benda yang sama di depan anda. Kemudian, tutup mata kiri dengan melihat benda yang sama pula. Anda akan merasakan adanya pergeseran benda yang padahal diam dan tidak diubah posisinya.

Nah, teknologi yang dikembangkan pada TV 3D tanpa kacamata adalah untuk mengatasi paralak ini. Teknologi pencitraan 3D tanpa kacamata dikenal sebagai autostreoscopy. Dan TV ini layarnya dibangun berdasarkan teknologi ini. Pada TV LCD 3D Toshiba Regza ini, dipasang lembaran tipis di depan layar yang berfungsi sebagai lensa untuk mengambil cahaya dari layar untuk membuat gambar di 9 titik yang berbeda di depan TV. Kemudian, ketika duduk di posisi yang tepat kita akan merasakan sensasi 3D ini.

Namun, hingga saat ini ada kelemahan dari TV 3D tanpa kacamata ini. Ia mengharuskan posisi duduk yang tepat. Yaitu kisaran 40 derajat dari depan TV, dan harus duduk 2 meter di depan model 12 inci dan tiga kaki di depan model 20 inci. Jadi gak bisa selonjoran dong! Hehehe….

Bagaimana pendapat Anda semua? Silakan share ….

 

Kategori:Sains Populer
  1. theoxcool
    23 Desember 2010 pukul 13:35

    pertamax

  2. masdiisya
    23 Desember 2010 pukul 16:47

    bentar lagi banjir pertamax :D…makasih atas kunjungannya

  3. 2 Januari 2011 pukul 12:57

    emang nyaman tanpa kacamata

  4. masdiisya
    4 Januari 2011 pukul 10:24

    setidaknya begitu…kita tunggu aja pas tv itu masuk ke sini

  5. 28 Juli 2013 pukul 19:47

    I really like what you guys are up too. Such clever work
    and coverage! Keep up the good works guys I’ve added you guys to my personal blogroll.

  6. 29 Juli 2013 pukul 10:15

    Have you ever considered writing an e-book or guest authoring on
    other blogs? I have a blog based on the same ideas you discuss and would love to
    have you share some stories/information. I know my
    visitors would value your work. If you are even remotely interested, feel free to
    send me an email.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: