Beranda > Fisika > Sifat Udara Panas

Sifat Udara Panas

Sifat udara sendiri berusaha dijelaskan oleh Aristoteles yang dianggapnya memiliki derajat benda termulia sehingga cenderung bergerak ke atas, ke surga yang ada di atas bumi. Kini sifat udara dijelaskan dengan sifat partikel-partikel pembuatnya dimana massa jenisnya lebih kecil dibandingkan zat yang lain. Dengan demikian, udara atau gas mudah bergerak ke mana saja, juga ke atas bumi.

Kita lihat nyala api unggun. Gas disekitarnya menerima energi kalor sehingga timbul kepulan asap yang membubung ke atas. Nyala api bergerak  bersamaan dengan arah gerak udara panas, yaitu ke atas. Jika udara di sekitar api unggun tidak lebih panas dari udara di sekitarnya, ia diam.

Udara panas ini akan bergerak terus ke atas. Semakin panas, ia akan semakin menjauh dari daratan. Ketika mencapai ketinggian yang lebih tinggi, udara panas tadi akan mengembang karena tekanan udaranya mengecil. Jika tekanan udara konstan, maka bisa saja udara panas tadi terlempar ke luar angkasa. Akibat mengembangnya udara, suhu udara turun dan kita merasakan dingin di daerah pegunungan bahkan menjadi es di puncak gunung.

Penjelasan Lebih

Tidak semua udara akan naik ke tempat yang lebih tinggi. Udara panas dan udara yang berada di tekanan atmosfer rendah akan bergerak naik. Adapun udara dingin dan udara yang berada di tekanan atmosfer tinggi akan bergerak turun.

Turunnya suhu seiring naiknnya ketinggian hanya terjadi di lapisan atmosfer tertentu saja, antara lain stratofer. Di mana semua gejala iklim terjadi di sini. Lihat diagram berikut

Untuk menjelaskan mengapa pada tekanan rendah menjadikan suhu gas naik dan sebaliknya, kita harus melihat gas dari molekul-molekul gas. Bahasan ini dibahasan dalam kajian termodinamika. Dalam termodinamika suhu naik karena banyaknya tumbukan molekul gas yang terjadi. Semakin banyak dan seringnya (tentunya juga kecepatan) tumbukan terjadi, suhu gas akan semakin tinggi. Menurunnya suhu gas ketika tekanan diperbesar mengakibatkan volume gas bertambah dan hal ini biasa disebut pendinginan secara adiabatik.

Bagaimana ilustrasi molekul-molekul gas ketika berinteraksi dengan tekanan dan volume? Sebaiknya kamu cari simulasi melalui applet java atau dari software.

Kategori:Fisika
  1. teten tasik
    9 Januari 2011 pukul 13:53

    bikin donk ilustrasi gambarnya, makasih ..!

  2. masdiisya
    10 Januari 2011 pukul 05:42

    @teten
    makasih dah berkunjung….sedang dicari

  3. choipendie
    20 Februari 2012 pukul 20:53

    Nice info gan,cukup meredakan pusing saya,gara2 ilmu panas😀 thanks gan,suwun

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: