Beranda > Fisika, Sains Populer > Kok langit berwarna biru? (sebuah pertanyaan klasik)

Kok langit berwarna biru? (sebuah pertanyaan klasik)

Langit tampak biru dengan alasan yang sama kenapa asap rokok berwarna biru; partikel-partikelnya yang sangat kecil membaurkan cahaya biru.

Tentu saja, udara murni (maksudnya udara yang bersih tanpa bercampur dengan bahan lain) tidak berwarna, artinya semua cahaya (warna) yang panjang gelombangnya dalam spektrum cahaya nampak dapat melewatinya tanpa penyerapan. Akan tetapi, udara mengandung molekul-molekul, bahkan sering terkotori dengan debu yang partikel-partikelnya kecil daripada gelombang cahaya nampak. Oleh karena itu menyebabkan sebagian cahaya terbaur.

Seperti dalam kasus partikel asap rokok, cahaya biru terbaurkan lebih banyak ketimbang warna-warna lain, yang cenderung berjalan lurus melalui udara tanpa perubahan arah yang berarti (atau perubahan arah cahaya mengakibatkan perubahan warna).

Ketika kita memandang ke langit, kita melihat semua warna dalam cahaya matahari yang datang ke arah kita, terutama dari arah yang agak menyerong -tergantung posisi matahari di atas kita. Akan tetapi, selian itu kita mendapatkan tambahan cahaya biru yang “dibaurkan” oleh udara dari berbagai arah. Oleh sebab itu, kita mendapatkan cahaya biru lebih banyak dari yang dikirimkan oleh matahari langsung kepada kita. Akhirnya, langit tampak lebih biru daripada cahaya mataharinya sendiri.

Kategori:Fisika, Sains Populer
  1. linggar
    22 Mei 2012 pukul 02:37

    menurut saya “Kok langit berwarna biru?” agar mata dan kulit kita terlindung dari cahaya matahari yang berwarna oranye merah panasss…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: