Arsip

Posts Tagged ‘gravitasi’

Misteri itu Adalah Gravitasi!

10 Desember 2010 12 komentar

Mengapa kita tidak ikut berputar setiap saat bumi berputar pada porosnya?

Kita semua (hampir) bisa menjawab ujian ini. Hal ini terjadi karena gaya gravitasi bumi. Sangat dikenal karena pemahaman ini sudah diajarkan sejak di bangku SD. Begitupun interaksi benda-benda yang ada di luar angkasa. Masing-masing benda mengirimkan gaya gravitasinya agar tetap berada dalam orbitnya.

Apa yang menyebabkan gravitasi?
Nah, ini dia. Ada yang bisa jawab!?

Walaupun gravitasi telah dipelajari sejak zaman Newton, namun bidang ini masih sedikit sekali diketahui oleh manusia. Gravitasi tidak bisa dijelaskan oleh ilmu fisika yang berlaku umum. Para teoretisi meyakini gravitasi mungkin ada kaitannya dengan partikel kecil yang tak bermassa bernama graviton yang menimbulkan gaya gravitasi. Baca selanjutnya…

Kategori:Fisika

Kuis Fisika (2)

2 September 2010 Tinggalkan komentar

Kategori: gravitasi

Seorang astronot mengorbit 500 mil di atas permukaan bumi. Dia tampaknya tanpa bobot atau tanpa berat (weightless) karena hampir tidak ada gaya gravitasi pada dirinya.

Betul atau salah ???

Jawaban:

Salah. Sebenarnya berat astronot atau gaya tarik gravitasi akan menjadi sekitar 79% dibanding ketika dia berdiri di Bumi. Dia tidak bisa berada di orbit tanpa gaya gravitasi yang bekerja padanya. Gravitasi memberikan gaya sentripetal sehingga dia mampu mengorbit.

Dia merasa ringan karena gaya gravitasi adalah satu-satunya gaya yang bekerja pada dirinya. Ketika ia berdiri di Bumi, dia mendorong ke bawah di Bumi dan mendorong ke atas pada dirinya. Gaya ke atas yang berasal dari permukaan Bumi disebut gaya normal. Gaya normal menyebabkan sensasi memiliki berat. Hapus gaya normal dan seseorang akan merasa ringan.

Setiap benda atau orang yang jatuh bebas akan merasa ringan walaupun sebenarnya mereka tidak. Jelas, seseorang tidak bisa jatuh kecuali mereka ditarik ke bawah oleh gaya berat. Kedengarannya aneh, tetapi mengorbit hanyalah keadaan yang stabil ketika jatuh.

NASA dan awal liputan media spaceflights merupakan penyebab kesalahpahaman bahwa astronot mengalami tanpa bobot. Istilah ini sering diulang yang telah menjadi tertanam dalam kesadaran publik. Memang istilah gaya normal agak canggung untuk mengatakan, tetapi akurat untuk menggambarkan apa yang sebenarnya terjadi pada astronot di orbit. Yang jelas istilah tanpa bobot (weightless) tampaknya kompromi terbaik.

Kategori:Fisika SMA

Kuis Fisika (1)

2 September 2010 Tinggalkan komentar

kategori: gravitasi

Jika bulu dan palu dijatuhkan di Bulan pada saat yang sama dari ketinggian yang sama mereka akan mencapai permukaan Bulan hampir bersamaan.

Betul atau salah ???

Jawaban:

Benar. Di Bumi, bulu akan jatuh lebih lambat daripada palu karena hambatan udara bulu yang relatif tinggi dibandingkan dengan berat bulu. Pada dasarnya hambatan udara di Bulan dianggap tidak ada karena atmosphere bulan tidak diperhitungkan. Oleh karena itu, percepatan dari bulu jatuh hampir sama dengan percepatan dari palu jatuh. Dave Scott menjatuhkan bulu dan palu sambil berdiri di bulan pada misi Apollo 15. Kedua mencapai permukaan bulan pada saat yang sama.

sumber tambahan:

http://nssdc.gsfc.nasa.gov/planetary/lunar/apollo_15_feather_drop.html

Kategori:Fisika SMP