Arsip

Posts Tagged ‘plasma’

Tentang Plasma

25 April 2011 6 komentar

Plasma adalah suatu lautan muatan listrik. Plasma sering disebut juga sebagai gas yang bermuatan listrik atau gas yang terionisasi (gas yang elektronnya lepas). Jangan terkejut ya, ternyata plasma adalah suatu jenis zat yang paling umum dijumpai di alam semesta ini. Kita biasa menjumpai plasma pada bintang-bintang dan ruang hampa di luar angkasa, sampai di inti bumi. Plasma mencakup lebih dari 99 persen zat penyusun dalam semesta ini.

Ada dua jenis plasma, yaitu plasma dingin dan plasma panas. Pada umumnya plasma dingin berbentuk mirip gas. Contohnya adalah aurora (cahaya yang berpendar di langit, terlihat di sekitar daerah kutub), sementara plasma panas berbentuk mirip zat cair, contohnya adalah inti dari bintang-bintang yang ada di luar angkasa.

Sebenarnya keberadaan plasma sudah diketahui sejak tahun 1879 oleh seorang ahli fisika dari inggris yang bernama Sir William Crookes, hanya sayangnya penelitian tentang plasma baru dilakukan berpuluh-puluh tahun sesudah itu. Pada tahun 1929, seorang ahli kimia dan fisika dari USA yang bernama Dr. Irving Langmir mengatakan bahwa plasma terdiri atas kumpulan ion-ion (atom yang kehilangan atau kelebihan eleketron) dan elektron-elektron yang bergerak bebas.

Bagaimana cara kita membuat plasma? Nah, untuk membentuk plasma kita membutuhkan energi untuk melepaskan (mengusir) elektron-elektron dari atom-atom netral. Ada tida macam sumber energi yang bisa dipakai, yaitu energi panas, energi listrik, dan energi cahaya yang berasal dari sinar ultraviolet atau laser.

Oleh karena hampir seluruh alam semesta ini tersusun dari plasma, maka pembelajaran tentang plasma terus ditingkatkan oleh para ahli fisika. Banyak manfaat yang telah diperoleh, antara lain kita bisa memahami alam semesta ini kemudian berbagai aplikasi dalam bidang plasma dalam bidang industri rumah tangga, transportasi, dan bisnis juga telah banyak ditemukan.

Apa saja sih aplikasi di bidang industri rumah tangga? Plasma digunakan untuk membuat lampu yang hemat energi, membuat piranti semikonduktor yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk pembuatan komputer, televisi, dan peralatan elektronik lainnya. Plasma juga sering digunakan sebagai alat las untuk melapisi ubin dan genteng sehingga lebih tahan panas.

Sementara di bidang transportasi, plasma banyak digunakan sebagai alat yang berfungsi untuk melapisi permukaan mesin diesel sehingga lebih tahan panas. Selain itu, plasma sering dimanfaatkan untuk membuat alat yang bisa mengurangi polusi udara, biasanya alat semacam ini dipasang di dalam knalpot-knalpot kendaraan bermotor.

Sedangkan di bidang industri, plasma banyak digunakan untuk proses pembuatan plastik, analis kimia, sterilisasi peralatan medis, pembuatan lampu pabrik yang hemat energi, dan masih banyak lainnya.

Kategori:Fisika, Sains Populer

Menjelaskan Api

1 Januari 2011 2 komentar

Kalau kita menyalakan lilin akan timbul api, kalau kita menyalakan kompor akan timbul api. Apakah sebenarnya api itu? Apakah api termasuk zat padat, cair, gas, plasma atau kondensat atau termasuk zat yang baru?

Ketika lilin dinyalakan akan timbul panas. Panas ini merupakan hasil reaksi kimia dari lilin dan oksigen. Panas yang ditimbulkan akan memanaskan udara di sekelilingnya. Selain itu, molekul-molekul lilin di sekitar api akan langsung berubah wujud menjadi gas untuk bereaksi dengan oksigen. Setiap materi yang suhunya sangat panas akan memancarkan cahaya. Suhunya yang sangat tinggi membuat molekul-molekul gas lilin, udara, dan sisa pembakaran yang tidak sempurna berpijar menghasilkan cahaya. Itulah api.

Kalau kita perhatikan, api yang paling dekat lilin akan berwarna biru karena suhunya panas, sedangkan yang sudah agak jauh akan berwarna kuning karena sudah mulai kehilangan panas. Api kompor yang baik juga akan berwarna biru karena suhunya paling panas sehingga masakah akan lebih cepat  matang. Suhu nyala api lilin bisa mencapai 1.400°C.

Jadi, api termasuk gas? Benar, sebagian besar api adalah gas yang dipanaskan sehingga bercahaya. Namun, ada sebagian kecil api yang suhunya terlalu tinggi. Di daerah ini, molekul-molekul gas lilin dan udara kehilangan elektron sehingga menjadi plasma.

sumber: fisika gasing

Kategori:Fisika