Arsip

Posts Tagged ‘titik didih’

Kalau air mau cepat masak, panci harus ditutup!

11 Maret 2012 3 komentar

sumber: blog.mightyleaf.comBegitulah kata-kata yang sering kita dengar agar air yang dimasak di panci cepat mendidih dan masak (atau matang). Mungkin selain itu, agar air tidak meluap ke kompor hingga api bahkan bisa padam.

Mengapa panci yang ditutup dapat mempercepat air menjadi masak? Mengapa hal ini bisa terjadi?

Jika kita anggap bahwa tutup panci berfungsi menahan panas yang hilang saat memasak, maka itu jawaban yang paling masuk akal. Dengan demikian, tutup panci berfungsi sebagai penahan panas sehingga panas semakin lama semakin bertambah di dalam panci. Akibatnya air akan cepat mendidih dan matang.

Penjelasan lebih lanjut.

Dalam memanaskan benda, fisika mengenalkan istilah titik didih. Artinya, ada saat ketika dalam suhu tertentu, benda mulai berubah wujud (tentunya menjadi gas). Setiap benda memiliki nilai titik didih yang berbeda-beda. Dan untuk air, ia memiliki titik didih yang cukup tinggi sehingga kita memerlukan pemanasan yang lebih lama. Belum lagi jika air yang kita masak dimasukkan zat-zat lain, yang kata fisika lagi, akan menambah nilai titik didih.

Kita telah tahu bahwa panas yang berasal dari api kompor merambat dari bawah panci ke air di bagian bawah, kemudian sedikit demi sedikit merambat ke bagian atas panci.Namun, tidak semua molekul air langsung menjadi panas. Satu persatu molekul air bergantian menjadi panas. Molekul air panas dari bawah bergerak ke atas, sebaliknya molekul air di atasnya yang masih belum panas terdesak sehingga turun ke bawah. Terjadi semacam estafet dengan pola gerakan menyerupai lingkaran. Kemudian, molekul air yang panas dan telah menjadi uap air mendesak ingin keluar, terbang ke udara.

Ada baiknya jika molekul uap air yang panas tadi jangan dibiarkan dulu terbang ke udara. Pada panci yang tertutup, molekul air yang berenergi tinggi itu tetap berada di dalam sementara energi mereka ikut memanaskan molekul-molekul air lainnya yang masih berwujud cair. Begitulah penjelasan mengapa dengan cara ditutup, air akan cepat mencapai titik didihnya dan matang.

Kategori:Fisika, Fisika SMP

Mendidih, menguap, evaporasi: apa bedanya?

28 Agustus 2010 8 komentar

Petunjuk: ketiga istilah tersebut adalah peristiwa yang terkait dengan perubahan wujud, biasanya zat cair ke wujud gas. Namun, masing-masing memiliki pengertian yang berbeda.

Menguap (vaporization) adalah peristiwa dari perubahan wujud cair menjadi gas. Contoh mudahnya, air yang dipanaskan sampai menjadi uap air.

Sebelum air menjadi uap air seluruhnya, air harus melewati peristiwa yang disebut mendidih (boiling). Gelembung-gelembung udara muncul ketika peritiwa mendidih terjadi. Suhu ketika air mendidih disebut titik didih. Suhu ini diperlukan ketika kita ingin menghitung kalor yang dibutuhkan dalam proses perubahan wujud tersebut. Untuk setiap benda, besar titik didih berbeda-beda.

Baca selanjutnya…

Kategori:Fisika SMP