Beranda > Fisika > Si Eksentrik Fermi (2)

Si Eksentrik Fermi (2)

Tim percobaan bom sangat terkesan, meski tidak terkejut, oleh sedikit improvisasi ilmiah yang cemerlang ini. Kejeniusan Enrico Fermi terkenal di seluruh dunia fisika. Pada tahun 1938 ia memperoleh hadiah nobel untuk karyanya dalam bidang fisika partikel elementer, dan empat tahun kemudian, di Chicago, menghasilkan reaksi inti berantai yang pertama, dengan demikian menghantar ke zaman senjata atom dan tenaga nuklir komersial. Tidak seorangpun fisikawan dalam generasinya, maupun setelah itu, yang merupakan jagoan eksperimen yang hebat sekaligus seorang teoritisi terkemuka. secara miniatur, potongan kertas kecil dan analisis gerakan potongan-potongan kertas kertas tersebut merupakan contoh gabungan anugerah yang unik.

Seperti semua ahli lainnya, Fermi mempunyai gaya tersendiri. Pendekatannya pada ilmu fisika tidak membolehkan adanya tantangan; tidak pernah terjadi padanya bahwa ia gagal memperoleh pemecahan suatu soal. Naskah ilmiah dan buku-bukunya tidak bertele-tele -suatu pilihan untuk jejak yang paling langsung alih-alih rute yang paling perlente secara intelektual menuju jawaban. Jika ia mencapai batas-batas kepandaiannya, Fermi menyelesaikan tugasnya dengan gaya yang kasar.

Soal-soal Fermi mungkin seperti asah-otak. Jawaban untuk soal Fermi berbeda dengan asah otak, tidak dapat dibuktikan dengan penalaran logis belaka dan selalu merupakan pendekatan. Berikut soal Fermi lainnya. Berapa orang penyelaras piano (seorang “penyetem” seperti gitar) di Chicago?

Anehnya pertanyaan ini, ketidakmungkinan bahwa ada yang mengetahui jawabannya, dan kenyataan bahwa Fermi menyampaikan hal ini di kelas-kelasnya di Universitas of Chicago telah menaikkan statusnya sebagai legenda. Tidak ada pemecahan standar (inilah yang penting), tetapi setiap orang dapat membuat asumsi yang dengan segera menuju suatu jawaban pendekatan. Berikut ini adalah satu cara:

Jika penduduk kota metropolitan Chicago berjumlah tiga juta orang, suatu keluarga rata-rata terdiri dari empat orang, dan sepertiga dari jumlah keluarga memiliki piano, maka terdapat 250.000 buah piano dalam kota itu. Jika setiap piano diselaraskan setiap sepuluh tahun, maka ada 25.000 orang penyelarasan dalam satu tahun. Jika seorang penyelaras dapat melayani 4 piano tiap hari, 250 hari dalam setahun, maka jumlah 1.000 penyelarasan setahun, dibutuhkan 25 orang penyelaras piano di kota itu.

Jawaban tersebut tidak eksak; mungkin saja ada paling sedikit 10 atau paling banyak 50 orang. Akan tetapi, seperti yang dibuktikan oleh halaman kuning dalam buku telepon, jawaban itu pasti ada dalam batas-batas yang mungkin.

Sudah barang tentu, soal-soal Fermi yang dihadapi para fisikawan  lebih berhubungan dengan atom dan molekul daripada piano. Misalnya, berapa ketebalan telapak ban karet yang aus dari sebuah mobil yang menempuh jarak 1 km?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, kita perlu menghapal beberapa nilai-nilai dasar besaran tertentu, seperti perkiraan diameter sebuah atom biasa atau sejumlah molekul dalam setitik air. Dengan dibekali fakta semacam itu, kita dapat menaksir pertanyaan pada soal di atas. Bagian ban mobil yang aus dalam satu putaran dengan kondisi yang normal. Asumsikan bahwa karet ban mempunyai ketebalan kira-kira 1 cm dan bahwa akan aus setelah perjalanan 60.000 km. Dengan kata lain, laju keausan ban adalah 1 cm ban setiap 60.000 km. Dengan demikian, ketebalan yang aus setiap kilometer adalah kira-kira 0,2 mikrometer/km atau secara kasar setara dengan diameter molekul.

Fisikawan yang bijaksana -mereka yang menghindari petunjuk yang salah dan jalan buntu – bekerja sesuai dengan prinsip yang sudah berlangsung lama: Jangan sekali-kali memulai suatu penghitungan yang panjang sebelum Anda tahu jangkauan nilai di mana jawabannya (dan, sama pentingnya, jangkauan di mana jawabannya tidak mungkin berada). Para fisikawan ini memecahkan setiap persoalan dengan menganggapnya sebagai persoalan Fermi, menaksir orde magnitudo hasilnya sebelum masuk dalam penelitian.

Orde magnitudo adalah suatu bilangan yang dibulatkan ke pangkat terdekat dari bilangan pokok 10. Orde magnitudo suatu besaran seringkali dapat diperkirakan dengan menggunakan asumsi yang masuk akal dan dengan penghitungan sederhana. Contoh, orde magnitudo dari massa elektron adalah 10‾³º kg.

Akhirnya nilai penanganan soal-soal sains, atau kehidupan sehari-hari, dengan cara yang dilakukan Fermi, terletak pada penghargaan yang diperoleh seseorang dalam melakukan penemuan yang bebas. Mengintip jawaban, atau menyuruh orang lain memecahkan persoalan-persoalan, sebenarnya akan menghilangkan gregetnya; hilang pula kenikmatan dan kebanggaan yang mengiringi kreativitas dan melenyapkan salah satu pengalaman, yang lebih dari segalanya dalam kehidupan ini, membina rasa percanya diri. Sebaliknya rasa percaya diri inilah yang merupakan prasayarat yang penting untuk pemecahan soal-soal Fermi. Jadi, mendekati dilema seperti mendekati soal-soal Fermi, dengan semacam reaksi berantai, dapat menjadi kebiasaan yang memperkaya hidup.

Selesai…

Sumber: Pemecahan Fermi oleh Prof. Hans Christian von Baeyer, terjemahan pada buku Tipler, Paul A, Fisika untuk sains dan teknik, jilid 1, Erlangga 1998 dengan pengubahan seperlunya.

Kategori:Fisika
  1. 7 Mei 2013 pukul 06:36

    That is a very good tip particularly to those new to the
    blogosphere. Brief but very accurate information… Many thanks for sharing this one.
    A must read post!

  2. 13 Mei 2013 pukul 16:15

    What i don’t understood is in reality how you’re no longer actually much more smartly-favored than you might be right now.
    You are so intelligent. You realize thus significantly in terms of this subject, produced me in my
    opinion consider it from a lot of various angles. Its like women and men aren’t involved unless it is one thing to do with Girl gaga! Your own stuffs excellent. At all times care for it up!

  3. 18 Mei 2013 pukul 18:31

    Spot on with this write-up, I really believe this amazing site
    needs a great deal more attention. I’ll probably be returning to see more, thanks for the info!

  4. 18 Mei 2013 pukul 18:45

    It is perfect time to make a few plans for the future and it is time to be happy.
    I’ve learn this post and if I may I want to counsel you some fascinating things or suggestions. Perhaps you can write next articles referring to this article. I wish to read more things about it!

  5. 28 Mei 2013 pukul 20:28

    You really make it appear really easy with your presentation however I
    find this topic to be actually one thing that I believe I might never understand.

    It seems too complicated and very large for me.
    I’m having a look ahead on your subsequent put up, I will attempt to get the hang of it!

  6. 8 Juli 2013 pukul 09:29

    Hi, every time i used to check weblog posts here early in the dawn,
    because i like to gain knowledge of more and more.

  7. 12 Agustus 2013 pukul 10:29

    Hey there, I think your site might be having browser compatibility issues.
    When I look at your blog site in Ie, it looks fine but when opening in
    Internet Explorer, it has some overlapping. I just
    wanted to give you a quick heads up! Other then that,
    wonderful blog!

  8. 18 September 2013 pukul 05:08

    Hi there to all, how is everything, I think every one is getting
    more from this web page, and your views are fastidious in support of new people.

  9. 26 April 2014 pukul 20:28

    I’d like to find out more? I’d love to find out some additional information.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: